Catatan ini saya buat hanya sekedar pengetahuan saya. Jika ada kesalahan tolong di beri tahu.
Langsung Saja.
Nightmare Nightmare ditulis oleh M.Shadows, vokalis Avenged
Sevenfold. Kata “It’s your fucking nightmare” dalam lirik lagu ini muncul dalam
pikirannya ketika ia bersepeda setelah ia pulang dari bermain basket. Kemudian
dia sendiri yang mengaransemen lagu itu 2 hari sebelum hari pernikahannya.
Banyak yang beranggapan bahwa lirik lagu tersebut berhubungan dengan kematian
drummer Avenged Sevenfold “The Rev” (James Owen Sullivan), namun faktanya lagu
tersebut telah selesai diaransemen sebelum kematian salah satu drummer terbaik
dunia tersebut.
Welcome to the Family Lagu ini adalah adalah salah satu lagu yang diaransemen
oleh seluruh personil band tanpa The Rev, namun menurut bassist Avenged
Sevenfold, Johnny Christ, lagu tersebut sangat mencerminkan kehidupan seluruh
manusia di seluruh dunia, bahwa seluruh kehidupan pasti berawal dari keluarga.
Johnny juga menulis dalam website nya “lagu ini kami dedikasikan untuk saudara,
kerabat, teman kami Jimmy “The Rev”.
Danger Line Lagu ini sebenarnya ada di album konsep mereka yang
bertajuk “Eternal Soldiers”, namun kemudian mereka sepakat untuk memasukkan
lagu itu di album terbaru mereka nightmare. Lagu ini berkisah tentang seorang
prajurit militer yang berawal melalui pertempuran dan berakhir dengan
kematiannya di medan perang. Grafik intro pada awal lagu ditemukan M.Shadows di
demo rekaman milik almarhum “The Rev” di studionya. Dan pada akhir lagu ini
terdapat whistling (suara siul) yang dilakukan oleh para whistler yang juga
melakukan whisling pada film “Kill Bill”.
Buried Alive “Hold on to faith as I dig another grave”, penggalan
lirik tersebut terasa mengerikan jika kita benar-benar memaknainya. Lagu ini
ditulis oleh M.Shadows. Menurut manager Avenged Sevenfold, Larry Jacobson, lagu
Burried Alive adalah lagu terbaik yang pernah ditulis dan diaransemen oleh
band. Ia juga menuturkan bahwa gaya penulisan lagu tersebut hamper memiliki
kesamaan dengan gaya penulisan lagu yang dilakukan oleh Jimmy “The Rev”. Entah
itu disengaja atau tidak. Natural Born Killer Penulisan lgu tersebut terinspirasi dari tato di tangan
sebelah kanan Jimmy “The Rev”. Lagu ini ditulis M.Shadows bersama The Rev
semasa ia masih hidup. Pada versi aslinya lagu ini diberikan masukan unsure
splash cymbal, double pedal bass, downbeat, serta upbeat yang dilakukan oleh
The Rev. The Rev juga menambahkan unsure suara khasnya pada demo aslinya. Namun
pada versi sekarang (album nightmare), tekhnik double pedal bass dan upbeat
dilakukan oleh Mike Portnoy (mantan drummer Dream Theater yg sekarang menjadi
additional player menggantikan The Rev) dan menghilangkan unsur suara The Rev
dengan alasan pada versi aslinya aransemen masih belum sempurna.
So Far Away Seluruh komponen lagu ini dikerjakan oleh gitaris
Avenged Sevenfold, Synyster Gates sebagai sebuah ungkapan unuk Jimmy “The Rev”,
walaupun sebenarnya ia menuliskan lagu ini untuk kakeknya yang baru saja
meninggal. Beberapa hari sebelum kematian The Rev, Synyster dan The Rev sempat
minum arak bersama pada pukul 04.00 pagi dan mereka membicarakan tentang
“bagaimana bisa hidup tanpa seseorang yang kita cinta?”. Lagu ini ia kerjakan
dengan cara acoustic. Sekedar informasi, lagu ini adalah lagu dimana Synyster
Gates pertama kali menuliskan sebuah lirik karena biasanya ia hanya membuat
ritmik serta melody lagu saja.
God Hates Us Lagu ini mungkin bisa dikatakan sebagai revolusi
bermusik yang dilakukan oleh band, karena mereka juga pernah membawakan genre
yang sama yaitu metalcore terakhir kali pada album “Waking the Fallen” yang dirilis
sekitar tahum 2003. Namun pada lagu ini mereka hadir dengan nuansa metalcore yg
terasa lebih berat, bisa dikatakan metalcore “hard version”. Bagi yang kangen
dengan Avenged Sevenfold dengan metalcore nya, lagu ini adalah rekomendasinya.
Victims “College of broken words and stories full of tears,
remembering your life cause we wish that you were here”, penggalan lirik
tersebut mungkin adalah ungkapan hati M.Shadows untuk The Rev, dimana ia
merasakan saat-saat ketika ia menemukan Jimmy sudah tidak bernyawa dan
menyaksikan langsung pemakaman rekan satu bandnya itu. Lagu ini juga sebenarnya
berada di album konsep dan kemudian dipilih untuk dimasukkan di album
Nightmare. Pada awal lagu ini terdengar efek suara wanita, efek suara tersebut
dilakukan oleh seorang wanita bernama Charlotte, seorang vocal latar untuk
Whitney Houston.
Tonight The World Dies Efek suara melodic string pada lagu ini dilakukan oleh
ayah dari Synyster Gates yaitu musisi/gitaris berbakat dari Huntington Beach,
California yaitu Brian Hanner Sr.
Fiction Lagu ini diciptakan oleh Almarhum The Rev. Pada awalnya
lagu ini diberi judul “Death” namun kemudian diubah oleh para personil band.
Tak banyak yang tahu kalau sebenarnya sudah mulai ditulis oleh The Rev pada era
saat ia masih bersama band lamanya “Pinkly Smooth” pada akhir tahun 1998 namun
menurut kabar yang beredar di media, baru selesai 3 hari sebelum hari
kematiannya. Bahkan ada pula yang berasumsi bahwa lagu ini adalah catatan
kematiannya. Tak heran lagu ini mempunya power tersendiri jika didengarkan.
M.Shadows mengatakan bahwa mereka pernah merekam lagu ini pada saat demoing,
namun untuk beberapa alasan lagu ini kemudian di arransemen ulang. Pada lagu
tersebut diperdengarkan suara khas The Rev yang merupakan hasil recording demo lama.
Trek drum yang dilakukan The Rev secara drum kit distudio dirumah M.Shadows
pada akhirnya harus direkam ulang dan diganti dengan trek drum yang dilakukan
oleh Mike Portnoy. Bagi sebagian orang lagu “fiction” memiliki taste yang
hampir sama dengan lagu “A little piece of heaven” di album Self Tittled yang
menonjolkan efek getaran waltz swingy jahat. Namun berbeda dengan “A little
piece of heaven” yang menampilkan unsur tersebut dengan organ gereja dan
sedikit sentuhan biola, pada lagu “fiction” justru semua dilakukan dengan
piano, sting dan drum, tanpa ada sentuhan gitar dan bass yang mempunyai lirik
yang terbuka, mendalam dan terkesan mengerikan. Save Me Pada intro awal lagu ini, kita dapat mendengarkan
kata “Skull!!!!!!”. Menurut M.Shadows, ia menemukan efek suara tersebut di
Record Demo milik Almarhum The Rev di studionya. Ia tidak tahu apa maksud The
Rev merekam suara itu, namun menurutnya efek tersebut akan terdengar bagus dan
cocok untuk lagu ini. Maka dari itu para personil band setuju untuk memasukkan
efek suara itu di lagu “save me” ini. Lagu bedurasi hampir 11 menit ini,
menurut M.Shadows adalah versi hard metal dari lagu “A little piece of heaven”,
ia juga menuturkan bahwa trek drum lagu ini adalah favoritnya. Intro lagu ini
terdengar sangat majestic, dimana duel antara gitar dan drum terdengar sangat
sempurna. Namun para pakar music mengatakan trek drum lagu ini hampir sama
dengan Elton John pada steroid.
Langsung Saja.
Nightmare ditulis oleh M.Shadows, vokalis Avenged Sevenfold. Kata “It’s your fucking nightmare” dalam lirik lagu ini muncul dalam pikirannya ketika ia bersepeda setelah ia pulang dari bermain basket. Kemudian dia sendiri yang mengaransemen lagu itu 2 hari sebelum hari pernikahannya. Banyak yang beranggapan bahwa lirik lagu tersebut berhubungan dengan kematian drummer Avenged Sevenfold “The Rev” (James Owen Sullivan), namun faktanya lagu tersebut telah selesai diaransemen sebelum kematian salah satu drummer terbaik dunia tersebut.
Welcome to the Family
Lagu ini adalah adalah salah satu lagu yang diaransemen oleh seluruh personil band tanpa The Rev, namun menurut bassist Avenged Sevenfold, Johnny Christ, lagu tersebut sangat mencerminkan kehidupan seluruh manusia di seluruh dunia, bahwa seluruh kehidupan pasti berawal dari keluarga. Johnny juga menulis dalam website nya “lagu ini kami dedikasikan untuk saudara, kerabat, teman kami Jimmy “The Rev”.
Danger Line
Lagu ini sebenarnya ada di album konsep mereka yang bertajuk “Eternal Soldiers”, namun kemudian mereka sepakat untuk memasukkan lagu itu di album terbaru mereka nightmare. Lagu ini berkisah tentang seorang prajurit militer yang berawal melalui pertempuran dan berakhir dengan kematiannya di medan perang. Grafik intro pada awal lagu ditemukan M.Shadows di demo rekaman milik almarhum “The Rev” di studionya. Dan pada akhir lagu ini terdapat whistling (suara siul) yang dilakukan oleh para whistler yang juga melakukan whisling pada film “Kill Bill”.
Buried Alive
“Hold on to faith as I dig another grave”, penggalan lirik tersebut terasa mengerikan jika kita benar-benar memaknainya. Lagu ini ditulis oleh M.Shadows. Menurut manager Avenged Sevenfold, Larry Jacobson, lagu Burried Alive adalah lagu terbaik yang pernah ditulis dan diaransemen oleh band. Ia juga menuturkan bahwa gaya penulisan lagu tersebut hamper memiliki kesamaan dengan gaya penulisan lagu yang dilakukan oleh Jimmy “The Rev”. Entah itu disengaja atau tidak.
Natural Born Killer
Penulisan lgu tersebut terinspirasi dari tato di tangan sebelah kanan Jimmy “The Rev”. Lagu ini ditulis M.Shadows bersama The Rev semasa ia masih hidup. Pada versi aslinya lagu ini diberikan masukan unsure splash cymbal, double pedal bass, downbeat, serta upbeat yang dilakukan oleh The Rev. The Rev juga menambahkan unsure suara khasnya pada demo aslinya. Namun pada versi sekarang (album nightmare), tekhnik double pedal bass dan upbeat dilakukan oleh Mike Portnoy (mantan drummer Dream Theater yg sekarang menjadi additional player menggantikan The Rev) dan menghilangkan unsur suara The Rev dengan alasan pada versi aslinya aransemen masih belum sempurna.
So Far Away
Seluruh komponen lagu ini dikerjakan oleh gitaris Avenged Sevenfold, Synyster Gates sebagai sebuah ungkapan unuk Jimmy “The Rev”, walaupun sebenarnya ia menuliskan lagu ini untuk kakeknya yang baru saja meninggal. Beberapa hari sebelum kematian The Rev, Synyster dan The Rev sempat minum arak bersama pada pukul 04.00 pagi dan mereka membicarakan tentang “bagaimana bisa hidup tanpa seseorang yang kita cinta?”. Lagu ini ia kerjakan dengan cara acoustic. Sekedar informasi, lagu ini adalah lagu dimana Synyster Gates pertama kali menuliskan sebuah lirik karena biasanya ia hanya membuat ritmik serta melody lagu saja.
God Hates Us
Lagu ini mungkin bisa dikatakan sebagai revolusi bermusik yang dilakukan oleh band, karena mereka juga pernah membawakan genre yang sama yaitu metalcore terakhir kali pada album “Waking the Fallen” yang dirilis sekitar tahum 2003. Namun pada lagu ini mereka hadir dengan nuansa metalcore yg terasa lebih berat, bisa dikatakan metalcore “hard version”. Bagi yang kangen dengan Avenged Sevenfold dengan metalcore nya, lagu ini adalah rekomendasinya.
Victims
“College of broken words and stories full of tears, remembering your life cause we wish that you were here”, penggalan lirik tersebut mungkin adalah ungkapan hati M.Shadows untuk The Rev, dimana ia merasakan saat-saat ketika ia menemukan Jimmy sudah tidak bernyawa dan menyaksikan langsung pemakaman rekan satu bandnya itu. Lagu ini juga sebenarnya berada di album konsep dan kemudian dipilih untuk dimasukkan di album Nightmare. Pada awal lagu ini terdengar efek suara wanita, efek suara tersebut dilakukan oleh seorang wanita bernama Charlotte, seorang vocal latar untuk Whitney Houston.
Tonight The World Dies
Efek suara melodic string pada lagu ini dilakukan oleh ayah dari Synyster Gates yaitu musisi/gitaris berbakat dari Huntington Beach, California yaitu Brian Hanner Sr.
Fiction
Lagu ini diciptakan oleh Almarhum The Rev. Pada awalnya lagu ini diberi judul “Death” namun kemudian diubah oleh para personil band. Tak banyak yang tahu kalau sebenarnya sudah mulai ditulis oleh The Rev pada era saat ia masih bersama band lamanya “Pinkly Smooth” pada akhir tahun 1998 namun menurut kabar yang beredar di media, baru selesai 3 hari sebelum hari kematiannya. Bahkan ada pula yang berasumsi bahwa lagu ini adalah catatan kematiannya. Tak heran lagu ini mempunya power tersendiri jika didengarkan. M.Shadows mengatakan bahwa mereka pernah merekam lagu ini pada saat demoing, namun untuk beberapa alasan lagu ini kemudian di arransemen ulang. Pada lagu tersebut diperdengarkan suara khas The Rev yang merupakan hasil recording demo lama. Trek drum yang dilakukan The Rev secara drum kit distudio dirumah M.Shadows pada akhirnya harus direkam ulang dan diganti dengan trek drum yang dilakukan oleh Mike Portnoy. Bagi sebagian orang lagu “fiction” memiliki taste yang hampir sama dengan lagu “A little piece of heaven” di album Self Tittled yang menonjolkan efek getaran waltz swingy jahat. Namun berbeda dengan “A little piece of heaven” yang menampilkan unsur tersebut dengan organ gereja dan sedikit sentuhan biola, pada lagu “fiction” justru semua dilakukan dengan piano, sting dan drum, tanpa ada sentuhan gitar dan bass yang mempunyai lirik yang terbuka, mendalam dan terkesan mengerikan.
Save Me
Pada intro awal lagu ini, kita dapat mendengarkan kata “Skull!!!!!!”. Menurut M.Shadows, ia menemukan efek suara tersebut di Record Demo milik Almarhum The Rev di studionya. Ia tidak tahu apa maksud The Rev merekam suara itu, namun menurutnya efek tersebut akan terdengar bagus dan cocok untuk lagu ini. Maka dari itu para personil band setuju untuk memasukkan efek suara itu di lagu “save me” ini. Lagu bedurasi hampir 11 menit ini, menurut M.Shadows adalah versi hard metal dari lagu “A little piece of heaven”, ia juga menuturkan bahwa trek drum lagu ini adalah favoritnya. Intro lagu ini terdengar sangat majestic, dimana duel antara gitar dan drum terdengar sangat sempurna. Namun para pakar music mengatakan trek drum lagu ini hampir sama dengan Elton John pada steroid.